Tuesday, December 27, 2011

@aciear: it's been 2 years


ehem, sebelumnya boleh kok scroll ke bawah dulu buat buffering sambil baca ini ;)

Hari ini, tepat dua tahun yang lalu, gw menemukan sosoknya di layar kaca. Egile, siapa nih? Suaranya halus bangeeeetttt... ganteng pula! Waktu itu dia memakai jas coklat muda dengan kemeja kotak-kotak di bagian dalamnya. Lengan yang setengah digulung sampai siku membuat dia terlihat lebih oke, belum lagi potongan rambut, sorotan mata, dan kaki kurusnya yang bikin gw terbatuk-batuk. Uhuk, tipe-tipe gw banget ya.. huahaha! Cintailah Aku Sepenuh Hati dibawakan dengan sangat mulus, lembut, bikin gw meleleh. Ditambah aksi keduanya yang bikin mata gw makin terbelalak, dia bisa bawain Anugerah Terindah lebih asik dari Omdut!! Maka sejak itulah, bocah ini menarik perhatian seorang gw.

Kalau tidak salah, jadwal tampilnya dulu tidak tentu, tidak setiap minggu, maksudnya bisa berjarak hanya beberapa hari saja, ditayangkan siang-siang di hari kerja pula. Mau ga mau gw harus rajin nongkrongin acara itu, menunggu kapan si dia muncul lagi. Pas di hari terakhir, di babak penyisihian terakhir, pas gw buru-buru masuk rumah nyalain tv, pas banget dia muncul dengan Harmoni. "Ah, udah pasti masuk tahap berikutnya dia mah, gw jagoin dia sampe final! Yes, bisa liat dia tiap weekend", itu yang ada di pikiran gw waktu itu. Dan ternyata kejadian.

Sudah bisa ditebak bagaimana kelanjutannya. Sabtu dan Minggu menjadi dua hari yang paling gw tunggu-tunggu. "Bawain lagu apa ya dia minggu ini?" "Bakal pake baju warna apa ya?" "Rambutnya di model apa ya?" "Improv apa ya yang bakal dia kasih?" "Bakal diajak ngobrol apa ya dia?" Pertanyaan-pertanyaan itu kemudian akan terjawab dalam durasi 4 dan 2 jam. Rasanya ketika itu berdiam di rumah sambil duduk selonjoran di depan tv, adalah pilihan pertama untuk mengisi akhir pekan.

Ketika tidak bisa menyaksikan langsung dari depan tv, youtube menjadi sasaran. Semua video bocah itu ternyata diupload oleh cukup banyak user. Beruntung sekali, karena ini bisa menjadi "cemilan pengganjal lapar" sampai menunggu akhir pekan berikutnya. Dari youtube juga gw menemukan banyak "harta karun" tentang si bocah. Download sana-sini, tak terasa videonya sudah memenuhi memori harddisk gw.

Tidak berhenti sampai di situ, googling perihal bocah ini membawa gw pada sebuah site khusus untuk para fansnya. Wow! Ada ya? Tanpa peduli umur, bergabunglah gw menjadi anggota site itu. Di sini gw menemukan lebih banyak fakta mengejutkan tentang dia. Mario Stevano Aditya, itulah nama lengkap bocah yang semula gw tau hanya Rio saja. Namanya bagus. Umurnya masih 12 tahun ketika itu, terbilang cukup dini untuk berurusan dengan hiruk-pikuk "dunia luar", tapi mengingat potensi dan talenta yang dimilikinya, usia muda justru menjadi nilai tambah.

Gw pun mulai ikut "ribut" di site itu bersama ribuan anggota lainnya. Seru juga ternyata bergumul di sini, apalagi gw sudah resmi bertitel sarjana pengangguran ketika itu. Site ini juga membuka jalan gw buat ngelive, istilah nonton langsung di studio, demi melihat Rio lebih dekat. Dan pengalaman 2 kali ngelive membuat gw semakin menjadi-jadi sama bocah satu ini. Nantinya, pengalaman ini membawa gw untuk ngelive lagi di acara-acara non-studio. Tidak hanya demi melihat Rio, tapi juga untuk berbagi cerita dan "harta karun" di site itu ;)

Perjalanan ini gw lalui tentu tidak seorang diri. Ada seseorang yang membuat gw maju terus karena "yes, ada yang lebih tua dari gw!" hahaha... peace ah Teteh ^^v. Ya, Rio "mempertemukan" gw dengan T'Fika yang notabenenya sudah gw tahu sejak SMP. Hanya sekedar tahu, rasanya kita tidak pernah ngobrol lama, kalau ketemu mau senyum juga mikir-mikir dulu, soalnya teteh satu ini jutek abis mukanya. Satu SMP, satu SMA, bahkan satu jurusan di kuliah tidak merubah itu semua. Baru ketika bersinggungan dengan Rio-lah semua itu lebur. Dari hanya sekedar berbalas komen, sharing link, sampai sms tiada henti hampir setiap hari. Hanya untuk membahas Rio! Belum lagi berkolaborasi pra, ketika, dan pasca ngelive. Lupa umur sudah kita berdua! =))

Lagi, kita tidak hanya berdua. Ada ratusan orang yang "dipertemukan" oleh bocah ini. Sama seperti kita berdua yang dipertemukan dengan kalian yang sedang baca ini. Tak perlu lagi kan dijelaskan secara rinci kronologisnya? Semoga kalian masih ingat :)

Kembali ke Mario Stevano. Perjalanannya di Idola Cilik memang telah berakhir sejak lebih dari setahun lalu.  Tapi entah kenapa sampai sekarang gw masih menikmati penampilannya di acara itu. Acara yang punya euforia tersendiri menurut gw, mungkin karena cerita dibaliknya, ya seperti cerita yang sedang gw kisahkan ini. Gw kadang harus menahan diri untuk tidak "ngintip" video-video hasil downloadan dua tahun lalu itu, menahan diri juga untuk tidak membuka file kumpulan foto yang berisi bocah-bocah ganteng dan segala interaksi mereka, ya mereka, Rio dan teman-temannya *uhuk* Kenapa? Karena sekalinya gw ngebuka itu semua, minimal, catet ya, minimal, 3 jam habis hanya untuk bernostalgia sendiri. Itu belum ditambah ide-ide yang bermunculan karena "terinspirasi" oleh mereka. Dan kalau ide itu ga langsung diwujudin bisa merusak konsentrasi gw ketika melakukan hal-hal lainnya. Gw ga lebay, ini beneran!

Salah satu buah dari ide-ide itu ya tulisan dan video ini. Video yang gw persembahkan untuk kalian yang mau melihat lagi seperti apa Mario Stevano dua tahun lalu. Melihat lagi perkembangan dia ketika itu, perubahan vokalnya yang dari hanya halus-lembut-berfalset sampai bulat-lantang-teriak. Melihat betapa gaya rambut dan outfit yang dikenakan bisa sangat berpengaruh terhadap penampilan dia (dari rambut ala tentara sampai jabrik-jabrik ala sun go kong). Melihat berapa kali dia memakai jam tangan yang sama, iya, jam yang segede gaban itu! Melihat berapa kali dia pake celana kebangsaannya, celana putih, baju kotak-kotak, dasi, sampai macam-macam gelang yang melingkar di tangan kanannya. Oke, itu terlalu detil, gw juga ga merhatiin sampai segitunya sih, hehe. Yang jelas, video ini bisa membawa gw mengingat lagi perjalanan Rio dan perjalan gw "mengejarnya". Inilah Rio dari Tak Ada Tempat Seperti Surga sampai Tak Ada Tempat Seperti Surga ;)


btw, user mercy0599 udah ga ada lagi dong di youtube, hilang bersama puluhan video yang diuploadnya :(( untung gw udah download semua, hahaha. ada yang tau kenapa mercy0599 "hilang'"?  atau yang tau kabarnya, boleh dong nitip bilang makasih ke dia karena udah upload semua video Rio, dan ini gw persembahkan sebagai tribute untuk dia, juga untuk t'fika yang besok ulang tahun, dan untuk kalian yang masih bisa menikmati penampilan Rio :)

Makasih ya udah mau baca! :D 

5 comments:

  1. pertamax!!!!
    aaa gue kangen banget nih sama 'euforia' nya
    tentang 'rumah kita' dulu, tentang 'berbagi harta karun',,aaaa kangeeennnnn :***

    mwahahaha yeehee sepuh pada ulatah yeh, selamat ulang tahun juga makkk, besokk diucapin lagi deh biar dapet dobel :D

    kangen bilang "dare to be Rise!!!!!!!!!"

    ReplyDelete
  2. *PELUK RIO!!!* *PELUK KAK ACIEE!!!* *BALIK PELUK RIO LAGII* \(>.<)/

    ReplyDelete
  3. aku slalu suka cara kamu nulis, cie. perasaanmu selalu bisa diungkapkan dengan sangat baik lewat tulisan, daaann bikin kita2 yang baca ikut ngerasain juga.
    *uhuk*

    kangen ning,, tempat harta karun dan semua pemilik harta karun berkumpul.. :)

    ReplyDelete
  4. aduh, q udah baca posting ini ampe 3x, tpi kq perasaanny beda y?

    q mlah jdi kgen dgn ka acie ny, jdi brasa ktemu dgn ka acie yg wktu itu gk sengaja liat chat ny di ning^^

    dare to be rise 4 us!

    ReplyDelete