Episode 3 kisah Persahabat Rio dan Gabriel…
Iel membuka surat dari Rio dan membacanya “iel maafkan aku ya, karena aku udah buat kasar sama kamu. Aku sangat merasa bersalah atas kelakuan ku. Sobatku maafkan ya, aku janji kalau aku pulang nanti aku bakalan lakukan yang terbaik buat mu. Jujur aku ngak bias diam saja kalau bertemu dengan mu. Rasanya aku pengen banget mengulang smua yg terjadi dan tak melakukan itu semua. Ini memang salahku dan aku ngak tau lagi apa yang harus ku perbuat untuk mu. Aku harap kamu bisa mengerti akan apa yang aku tulis ini. Semoga dirimu disana kan baik2 saja untuk selamamnya disini aku kan selalu rindukan dirimu WAHAI SAHABATKU Gabriel
Aku pergi dulu ya untuk menyelesaikan kuliah ku, aku janji kalau aku pulang nanti aku akan langsung bertemu kamu. Jangan lupakan aku ya sahabatku. Rio ..
Membaca itu iel menjadi sedih dan merasa bersalah atas itu, tapi iel masih sakit hati akan kelakuan rio sebelumnya.
Gabriel kembali menjalani kehidupannya seperti biasa kuliah dan bernyanyi. Dia anak yang paling pintar di kuliahnya. Saat ini iel sudah mulai menyelesaikan tugas akhirnya.
Suatu saat iel merasa kok dirinya lemas banget dan sering merasa capek. Dia bingung apa yang dialaminya.
Tapi dia berfikir kalau itu hanya perasaan capek nya saja dan mungkin kalau dia istirahat pasti bisa baik kok ujarnya. Kemudian dia seperti biasa, dia menjalani harinya dengan biasa.
Bertepatan dia berjalan kemudian dia ngak sadar kalau udah keluar darah dari hidungnya. Kemudian temannya memberitahu, iel lihat deh hidung kamu kok berdarah ya? Lalu iel memegang hidungnya, ia terkejut lalu dia bilang ketemannya, makasi ya udah memberitahu ku. Iel itu adalah anak yang baik dikampus dan wajar saja dia memiliki banyak teman.
Iel makin lama makin bingung dengan keadaannya. Dia semakin takut dan segera pergi kedokter untuk menanyakan keadaan dia sebenarnya.
Kemudian iel kerumah sakit sendiri, dia diperiksa dokter dan hasil nya itu baru diketahui besok. Dia takut kalau akan terjadi sesuatu dengan dia, lalu ia bertanya kedokter :
Dok aku ini sebenarnya sakit apa?
Dokternya hanya diam karena dokter itu belum tau hasil lab nya.
Dokter tersebut menanyakan gejala apa yang dialami oleh Gabriel.
Lalu ie memberitahu, kalau dia sering lemas dan juga kepala pusing serta mimisan dari hidungnya.
Dokter tersebut terkejut dengan apa yang telah disampaikan Gabriel.
Kalau boleh tau kamu sekrang berumur berapa ya?
Lalu iel menjawab 20 tahun dokter.
Dokter tersebut terkejut mendengarnya, dalam hati dokter bicara kasihan anak ini masih muda udah kena penyakit mematikan yaitu kanker otak.
Dokter itu diam saja. Lau dokter itu menjawab, saya tidak bisa menyatakan sekarang nak, kita belum tau hasil dari penyakit kamu itu apa. Besok saja ya kita lihat hasil testnya..
Kemudian iel pulang dari rumah sakit. Keadaan dia semakin memburuk, mukanya pucat dan badan nya lemas sekali..
Sesampainya dirumah dia langsung jatuh didepan pintu dan kebetulan ibunya lewat.
Gabriel kamu kenapa nak, kok bisa jatuh.
Iel menjawab ngak pa2 ma iel hanya sedikit capek dan perlu istirahat.
Mama iel langsung membawa iel kekamar untuk istirahat.
Besoknya iel kekampus untuk kuliah, tapi keadaannya sangat lemas tapi dia harus kekampus karena ada ujian mid semester..
Setelah selesai ujian dia pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil lab yang telah dilakukan kemaren.
Dokter itu ternyata tak salah apa yang dipikirkannya benar. Iel terkena kanker otak.
Kemudian iel diberi sepucuk surat dan membacanya dan betapa terkejutnya Gabriel ketika dia tau kalau dia divonis kanker otak stadium 4/akhir.
Gabriel menangis dan ia tak menyangka umur nya sedikit lagi. Dia terdiam dan tak bisa bicara apa2.
Pelan2 dia keluar dari ruang dokter dan berjalan keluar dari rumah sakit itu.. dia hanya bisa menangis meratapi smua yg telah terjadi pada dirinya. Tuhan mengapa kau berikan aku masalah seperti ini. Dia berlutut dan memukul aspal sampai tangan nya berdarah. Dia menangis meratapi nasibnya.
Hari2 iel dijalaninya dengan atau tanpa semangat. Dia seperti orang yang tak tau arah dan tujuan.
Disaat dia duduk termenung hpnya berbunyi ternyata itu dari rio
Halo Gabriel ini kamu dimana, aku dijakarta ini.
Tiba2 iel menangis karena dia tau kalau dia tak bisa bertemu lagi dengan sahabat baiknya itu..
Halo iel kamu kenapa kok ngak menjawab ujar rio
Eh ia sorry rio aku sekarang lagi dikampus. Kamu kesini aja ya, aku udah kangen sama kamu ujar iel..
Kamu kenapa iel kok suara kamu kayak orang yang baru habis nangis? Tanya rio
Ngak pa2 rio aku lagi nangis karena aku senang sebentar lagi bakalan ketemu kamu, aku senang akhirnya sahabat yang aku tunggu bakalan dating menemui aku..
Air mata iel trus keluar takhenti, sambil mengusap matanya dengan sapu tangan..
Ya udah tunggu ya iel aku udah dekat kok ke kampus kamu.. ujar rio
Ia rio aku akan nunggu kamu kok.. cepetan ya ntar aku tinggal lho, canda iel ke rio
Ih jangan dong ini udah dekat kok paling 5 menit lagi sampai ujar rio
Ia rio. Ya udah kamu hati2 ya dijalan ujar iel..
Lalu Gabriel mematikan hp nya. Dan benarnya kemudian rio sampai dikampus dan menemui Gabriel.
Saat iel menatap rio yang datang ia menangis tak henti disamping rindu ia juga sedih nantinya rio tak bakalan ketemu lagi sama iel..
Lalu iel berdiri dan langsung memeluk rio yang baru saja datang. Rio terkejut karena tiba2 saja itu terjadi.
Halo sahabat baik ku apa kabar kamu? Ujar iel sambil memeluk rio dengan erat..
Kabar baik Gabriel.. kamu kok nagis sih? Ujar rio
Gak pa2 rio aku kangen banget sama kamu, sama kelucuan dan kegokilan mu..
Sambil melepas pelukan dari iel rio bilang, ia iel aku juga kangen banget sama kamu. Gimana kuliah mu sob Tanya rio
Baik2 aja kok rio ini aku skrang udah mau tugas akhir. Ujar Gabriel
Huah bagus donk, kalau aku udah slesai iel dan sekarang aku main kejakarta buat ketemu sama kamu. Ujar rio..
Ia2 kamu lama kan disini rio, jangan cepat2 pergi ya soalnya aku pengen kamu menemani aku sampai aku pergi nanti. Ujar iel.
Tiba2 rio terdiam dan langsung diam, kamu kok ngomong gitu sih iel?
Maaf rio maksudnya kamu temani aku sampai aku wisuda nanti, hehehe, disaat iel Manahan sakit kepalanya iel masih sempat bercanda..
Ia pasti lah iel aku kesini kan untuk menemani kamu, canda rio..
Mereka berdua akrab kembali dan saling melepaskan kangen..
Iel dan rio melewati hari2 bersama dan saling bertukar pikiran dan berbagi. Disaat iel dan rio lagi jalan tiba2 iel terjatuh dan pingsan. Rio terkejut dan langsung membawa iel kerumah sakit. Rio tidak tau apa yang terjadi dengan iel..
Langsung saja perawat medis membawa iel ke UGD untuk diperiksa..
Rio kalut takut dan tak tau apa yang terjadi. Kemudian dokter masuk kedalam ruang itu. Lalu rio bilang dok tolong selamatkan teman saya.
Lalu dokter itu masuk kedalam dan memeriksa Gabriel..
Rio langsung menelpon kedua orang tua Gabriel, rio bingung..
Lalu dokter keluar dari ruang UGD tersebut. Rio bertanya dok teman ku kenapa? Kok tiba2 dia pingsan dan ada darah keluar dari hidungnya?
Lalu dokter itu menjawab dengan berat hati menjawab teman kamu kena kan…kan.. kanker otak stadium 4 dan umurnya tidak lama lagi.
Mendengar itu rio diam, kakinya lemas tak bisa berkata apa2. Tubuhnya jatuh kelantai dan menangis, dia tak menyangka kalau sahabat terbaiknya akan meninggalkan dia untuk selama2nya.
Rio teriak dan berkata betapa bodohnya diriku ini, kenapa aku tega meninggalkan iel dulunya.
Kemudian tiba2 iel keluar dari dalam kamar dan mendekati rio dengan sisa tenaganya.
Lalu iel bilang, rio kamu kok menangis? Udah lah rio ini sudah taktir Tuhan. Dan sekarang aku mau kamu bawa aku pergi dari sini. Bawa aku jauh dari sini dan aku mau kamu temani aku saat terakhir ku..
Tapi kan itu ngak baik iel, kamu harus diobati kamu harus yakin kalau kamu bisa sembuh. Aku ngak mau kehilangan sahabat ku satu2nya, aku mau kita sama2 sukses nantinya. Ujar rio
Ngak rio waktu ku tak banyak lagi, tolong rio kabulkan permintaan ku ini. Please..
Rio kemudian membawa iel pergi kesebuah desa dimana dulu mereka pernah disana selama 1 tahun..
Didesa itulah iel mau menghabiskan waktu dia bersama rio seperti dlu..
Saat mereka duduk berdua iel langsung bilang rio kamu masih ingat kan waktu dlu kita disini sering main?
Hehehe ia iel aku ingat kita saling pukul2an disini. Ujar rio
Aku mau mengulang itu lagi rio karena aku tau selama ini kita ngak dekat lagi. Aku mau memberikan kenangan yang tak akan pernah kamu lupakan rio ujar iel..
Rio pun menangis mendengar itu..
Lalu iel bilang, rio kalau aku nanti pergi kamu jangan nangis ya, aku ngak mau kamu kayak cew ah nangis trus. Jadilah rio yng bisa membanggakan semua orang, jangan sombong selalu ingat Tuhan. Aku yakin kamu pasti sukses . aku akan melihat kamu dari surge rio. Ujar iel
Lalu rio menangis air matanya mengalir deras dan tak terbendung iel sudah jangan ngomong begitu aku yakin kamu sembuh aku ngak mau kehilangan kamu.. ujar rio
Ngak rio aku ngak bisa sembuh lagi waktu ku tinggal sedikit lagi aku sebenarnya udah ngak kuat rio. Rio aku mohon jaga papa dan mama serta adik ku ya, aku ngak mereka sedih. Tolong kamu janji ya rio. Ujar iel
Sambil menantap iel rio bilang ia iel aku akan jaga mama papa dan adek kamu. Aku janji iel.. air mata rio mengalir deras..
Kemudian iel memeluk rio yang bersedih..
Rio sudah ya jangan nangis lagi, kamu harus kuat dan harus memikirkan masa depan mu..
Ngak iel aku ngak mau kamu pergi, aku mau ikut dengan mu iel.. tangisan rio tak dapat dibendung..
Jangan rio, kalau kamu ikut siapa yang jaga mereka smua? Udah2 sekrang kamu temani aku ya disini..
Iel udah tau kalau hidupnya ngak lama lagi. Lalu iel bilang rio aku boleh ngak bersandar dipundak mu?
Lalu dengan cepat rio memberikan pundaknya ke iel. Ia iel ngak pa2..
Rio aku udah ngak kuat lagi, aku pergi dulu ya, baik2 kamu ya, jangan lupa pesan ku tadi.ujar iel
Iel jangan pergi dong aku sma siapa disini.. aku butuh teman didunia ini.. ujuar rio
Kamu jangan takut rio kan ada Tuhan yang akan menemani kamu melewati hari2 mu. Udah ya rio aku pergi. Rindukan dirimu sahabatku Rio..
Kemudian iel pergi untuk selama2nya. Iel terjatuh dipangkuan rio. Rio menjerit sekuat2nya. TIDAK.. jangan pergi iel..
Rio memeluk trus badan iel yang berada dipangkuannya. Ia masih ngak percaya iel sahabat sejatinya itu pergi.
Rio mengikuti pemakaman iel dan air matanya tak kunjung reda, matanya sembab karena menangis trus. Rio hanya bisa memandangi makam iel, kemudian setelah smua orang pulang dengan suara sendat2 dia bernyanyi..
“BERJANJILAH WAHAI SAHABATKU BILA KAU TINGGALKAN AKU TETAP LAH TERSENYUM, MESKI HATI SEDIH DAN MENANGIS KU INGIN KAU TETAP TABAH MENGHADAPINYA, BILA KAU HARUS PERGI MENINGGALKAN DIRIKU JANGAN LUPAKAN AKU.
SEMOGA DIRIMU DISANA KAN BAIK2 SAJA UNTUK SELAMANYA DISINI AKU KAN SELALU RINDUKAN DIRIMU WAHAI SAHABATKU.”
SELAMAT JALAN SAHABAT SEJATIKU GABRIEL SEMOGA KAMU DITERIMA DISISINYA. AKU AKAN SELALU MENGINGAT SMUA APA YANG KAMU PESANKAN KE AKU. AKU SEBENARNYA BELUM SIAP TAPI AKU YAKIN TUHAN AKAN SELALU MELINDUNGI AKU DALAM LANGKAH KU.
Cerita ini aku buat untuk betapa berharganya sahabat yang selalu berada diantara kita. Sahabat yang selalu ada saat kita senang, sedih. Jagalah hubungan persahabatan kita dan aku yakin persahabatan yang kita jalin aku terus dan selamanya..
Hehehe.. semoga kalian senang ya bacanya.. maaf kalau ada salah kata..
ALLCHATBOXRISE KITA UNTUK SELAMANYA..
Huwaaaaaaaaaaaaaaaaa sedih :(
ReplyDeletehiks hikss,,
tapi itu yang dulu rio jahat ke iel terus kok tiba2 baik lagi, gimana ceritanya bang??
ayooo ni udah tamat apa ada session 4 nya bang??
diem" si abang punya bakat terpendam :)
ReplyDeleteWuiiitttzz,,kenapa gak dr kemaren" bakatnya di tunjukkin,, ?
ReplyDeletekeren bang !!!